Stake Holder Information Sistem

February 22, 2009 at 12:36 pm (Uncategorized) (, )

Stakeholder adalah orang yang memiliki kepentingan tertentu dalam pada satu kegiatan bisnis, di dalam pengembangan sebuah sistem informasi, Whitten et..al. membagi stakeholder pada pengembangan sistem informasi menjadi :

a. Manajer Sistem Informasi

b. Analis Sistem

c. Progamer

d. Pengguna terakhir

e. Supporting end User

f. Manajer Bisnis

g. Teknisi SI lainnya

Pembagian ini didasarkan pada perbedaan karekterisitk pekerjaan yang mereka lakukan untuk menyelesaikan suatu proyek sistem informasi. Perbedaan ini bukan berarti salah satu memiliki peran yang lebih penting, tetapi bersama-sama salingmendukung penyelesaian suatu proyek sistem informasi.

  1. Manajer Sistem Informasi

Dalam suatu tim tangguh pasti dijumpai pemimpin yang berbakat. Untyk tim pengembanan proyek sistem informasi, manajer sistem informasi merupakan pemimpin tim ini. Manajer dalam departemen sistem informasi memiliki peranan secara langsung dalam proses pengembangan sistem sistem jika organisasi yang ditanganinya berskala kecil. Manajer SI berperan dalam mengalokasikan dan mengawasi proyek pengembangan sistem daripada terlibatlangsung dalam proses pengembangan sistem.

Pada departemen TI berskala besar, manajer IT biasanya terbagi lagi menjadi manajer-manajer dengan tanggung jawab lebih spesifik, misalnya :

    1. manajer untuk keseluruhan departemen SI biasa disebut sebagai Chief Information Offficer dan berada di bawah presiden atau direktur perusahaan.
    2. Manajer-manajer lain yang memimpin divisi-divisi pada departemen IT,misalnya manajer pengembangan SI, manajer operasi, manajer progammer SI, dan lain-lain.

Sebagai pemimpin, manajer tidak harus terliba secara langsung pada proses pembuatan sistem informasi. Untuk memonitor pekerjaan dari stakeholder yang lain, manajer secara efektif berkomunikasi dengan stake holder yang lain melalui pemain kunci yakni analis sistem.

  1. Analis Sistem

Analis sistem adalah profesi yang bagus untuk memulai kariri dibidang IT, pekerjaan sebagai analis sistem menawarkan tantangan kerja yangdinamis dan variatif. Analis sistem merupakan individu kunci dalam proses pengembangan sistem. Analis sistem mempelajari masalah dan kebutuhan dari organisasi untuk menentukan bagaimana orang, daa, proses, komunikasi, dan teknologi informasi dapat menigkatkan pencapaian bisnis. Seorang analis sistem juga merupakan orang yang palingbertanggung jawab pada proses analisis dan perancangan sistem informasi. Tugas utama dari seorang analis sistem adalah menentukan bantuk sistem yang akan dibangun nantinya, keputusan ini tidak mudah. Kesalahan menetukan format sistem yang akan dibangun akan berakibat pad agagalnya proyek yang dikerjakan.oleh karena itu seorang analis sistem yang sukses harus memiliki dan dbekali dnegan beberapa keahlian spesisfik, sperti :

    1. kehalian analisis, keahlian ini dperlukan untuk memahami organisasi bisnis yang emerlukan sistem informasi yang akan dibangun. Keahlian analisis digunakan untuk memetakan permasalahan yang diahdapi oleh perusahaan klien yang bisa diselesaikan dengan sistem informasi dan yang tidak. Kemampuan analisis juga diperlukan untuk memecahkan maslah yangtelah ditemukan lagi menggunakan teknologi berbasis komputer. Keseluruhan aktifitas ini akan sangat terbantu dengan memandang organisasi sebagai suatu sistem. Dengan menganalisa komponen-komponen maka seorang analis sistem akan lebih mudah memahami kesleuruhan proses bisnis yang berjalan dan menemukan subsitem mana yang eridikasi mengalami masalah.
    2. Keahlian teknis, tugas utama seorang analis adalah menentukan bentuk sistem terkomputerisasi seperti apa yang dapat menyelesaikan maslah persolan atau organisasi klien. Karena permasalahan yang ditemukan harus doelasaikandengan mengguanakan teknologi komputer maka keahlian teknis dibutuhkan adalah penguasaan teknologi perangkat lunak maupun perangkat keras terbaru, serta mengetahui keunggulan serta batasan dari teknologi-teknologi tersebut. Hal ini akan sangat membantu analis daam memilih teknoligi yang tepat untuk keperluan klien yang sangat spesifik. Keahlian teknis dapat diperoleh dari pendidikan formal, pelatihan khusus, maupun jam terbang yang lama dalam mengembangkanproyek sistem informasi
    3. Keahlian manajerial
    4. Interpersolan skiil

Adapun hal-hal tanggung jawab dari seorang analisi meliputi

1. pengambilan data yang efektif dari sumber bisnis

2. aliran data menuju komputer

3. pemrosesan dan penyimpanan data dengan komputer

4. aliran dari informasi yang berguna kembali ke proses bisnis dan penggunanya

  1. Progammer
  2. End User
  3. Supporting End User

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: