RASA INGIN TAHU MANUSIA

October 28, 2007 at 3:47 am (Tulisane Masramadhan) (, )

Salah satu keistimewaan manusia diatas makhluk lainnya yaitu motivasi fitriah untuk mengetahui berbagai realitas. Atau yang sering kita kenal sebagai rasa ingin tahu (kuriositas), dimana perasaan ini dapat mendorong manusia untuk berpikir dan mencari jawaban atas perbagai realitas dan permasalahan yang ada disekitarnya. Rasa keingintahuan manusia dimulai dari rasa ingin mengenal dirinya sendiri yang kemudian berkembang kepada rasa keingintahuan manusia pada alam sekitarnya.

Rasa keingintahuan tersebut terpuaskan dengan kemampuan bahasa manusia untuk berkomunikasi dan bertukar pengalaman tentang segala hal yang ada di alam serta kegunaannya bagi manusia. Meskipun demikian manusia masih mempunyai keterbatasan misalnya keterbatasan manusia dalam melihat, mendengar, berpikir dan merasakan tentang apa yang terjadi disekitarnya secara benar dan utuh.

Rasa ingin tahu juga tidak statis, karena pikiran manusia berkembang dari waktu kewaktu rasa ingin tahunya atau pengetahuannya selalu bertambah sehingga terjadi timbunan pengetahuan . Jadi pengetahuannya tidak statis, sedemikian rupa terjadilah perkembangan akal manusia sehingga justru daya pikirnya lebih berperan dari pada fisiknya. Dengan akal tersebut manusia memenuhi tujuan hidupnya disamping untuk melestarikan hidup untuk memenuhi kepuasan hidup serta juga untuk mencapai cita-cita.

Siapakah manusia itu ?, Apakah wujud manusia itu terbatas pada badan fisikal ini saja ?, apakah kehidupan manusia terbatas pada kehidupan dunia ini saja ? ataukah ada kehidupan lainnya ?, apabila kehidupan lain itu ada, apakah ada hubungan diantara kehidupan tersebut ?. melalui berbagai pengetahuan yang dimiliki oleh manusia, manusia berusaha untuk menenukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan diatas serta pertanyaan-pertanyaan lain yang berhubungan dengan manusia itu sendiri serta alam yang ada di sekitarnya.

Manusia sebagai mahluk transenden yang tak pernah puas dengan pengetahuan yang telah dimilikinya. Bahkan leluhur manusia, Adam yang telah diberi pengetahuan langsung oleh Allah dan berpengetahuan lebih ketimbang mahluk lain masih saja ingin tahu rahasia buah kuldi. Rasa ingin tahu manusia tak pernah terpuaskan, ia terus bertanya dan bertanya. (masramadhan).

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: